ERROR of THEME - ERROR of THEME - ERROR of THEME Aroma dan Rasa Legit Durian Parigi Siap Merajai Ekspor - Laman 2 dari 2 - Nusantarafokus.com
BeritaNasional

Aroma dan Rasa Legit Durian Parigi Siap Merajai Ekspor

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sulteng Nelson Metubun menyatakan tiga kabupaten di daerahnya telah memperoleh registrasi untuk persiapan melakukan kegiatan ekspor komoditas durian ke Tiongkok, yakni Kabupaten Parigi Moutong, Poso, dan Sigi.

Ada tiga standar yang telah dipenuhi komoditas durian Sulteng ini.  Yakni, standar Good Agriculture Practices (GAP) atau cara budi daya pertanian yang baik telah dipenuhi, begitu pun standar Good Handling Practices (GHP) sesuai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 48/Permentan/OT.140/10/2009 tentang pedoman budi daya buah dan sayur yang baik.

Menurut data Dinas TPH setempat, produksi durian Sulteng pada tahun 2023 mencapai 743.256 kuintal per pohon buah segar dari 1,2 juta lebih pohon yang produktif, dibandingkan 2022 jumlah produksi sekitar 563.256 kuintal per pohon. Setiap tahun meningkat produksinya. Untuk kebutuhan ekspor, Sulteng mengirim dua jenis varian, yakni Montong dan Musangking.

Baca juga  Sambut Kedatangan Kabarintin, Gubernur Hidayat: Ini Fondasi Penting

Tak pelak, di masa depan ada peluang Durian Parigi bisa menjadi “Raja Durian” dari kawasan timur Indonesia. Apalagi luas lahan durian di Sulteng bakal terus ditambah seiring permintaan ekspor maupun domestik. Saat ini ada sekitar 30 ribu hektare lahan pertanian durian di Sulteng.

Angka tersebut optimis bisa dicapai. Mengingat catatan BPS menunjukkan produksi durian di Indonesia kian meningkat dari tahun ke tahun, misalnya 2021 tercatat sebanyak 1,35 juta ton, naik menjadi 1,58 juta ton pada 2022 dan kembali naik jadi 1,85 juta ton pada 2023.

Saatnya semerbak aroma dan kelegitan rasa durian Parigi Moutong menjadi primadona di mancanegara.

 

Sumber: Indonesia.go.id

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
error: Content is protected !!